19 November diketahui selaku World Philosophy Day atau Hari Filsafat Internasional atau Hari Filsafat Sedunia.

 

Filsafat ialah studi mengenai inti kenyataan dan kehadiran, masalah apa yang kemungkinan dijumpai dan sikap yang salah atau benar.

Filsafat berawal dari kata Yunani phílosophía yang bermakna ‘cinta kebijakan.

Ini adalah sektor pertimbangan manusia yang terpenting, sebab bercita-cita untuk capai arti hidup yang paling utama.

World Philosophy Day atau Hari Filsafat Internasional dikenalkan di tahun 2002 oleh UNESCO (Organisasi Pengajaran, Pengetahuan Pengetahuan dan Kebudayaan PBB) dengan arah selaku berikut ini:

Diambil dari un.org, Kamis (19/11/2020), peringatan Hari Filsafat Sedunia tahun 2020 ditujukkan untuk mengundang dunia merenungkan arti wabah sekarang ini. Menggarisbawahi pentingnya pemakaian refleksi filosofis untuk hadapi bermacam kritis yang lagi kita alami.

Kritis kesehatan menanyakan bermacam faktor warga kita. Dalam kerangka ini, filsafat bisa menolong kita untuk bekerja maju lebih bagus, dengan menggairahkan refleksi gawat atas permasalahan yang telah ada.

Tahun ini, di tengah-tengah wabah COVID-19, beberapa acara tetap diadakan dalam rencana mengingati Hari Filsafat Sedunia. Perayaan itu berjalan sepanjang 3 hari, 18, 19 dan 20 November. Dimulai dari pertemuan tingkat tinggi mengundang figur filsafat terkenal sampai seminar-online.

Secara lengkap di sini.

Di tahun 2005, Pertemuan Umum UNESCO mengatakan jika Hari Filsafat Internasional akan dirayakan tiap Kamis ke-3 bulan November.

Dalam penentuan ini, UNESCO berusaha untuk mempromokan budaya internasional dari pembicaraan filosofis yang menghargai martabat dan keberagaman manusia. Peringatan ini menggerakkan transisi akademik dan menyorot andil pengetahuan filsafat dalam tangani permasalahan global.

Banyak pemikir mengatakan jika “keheranan” ialah akar dari filsafat. Benar-benar, filsafat berawal dari kecondongan alami manusia untuk berasa bingung dengan dirinya dan dunia tempat mereka tinggal.

Sektor ini dilihat selaku wujud “kebijakan”, di mana filsafat mengajarkan kita untuk merenungkan refleksi tersebut, untuk selalu menanyakan kebenaran yang telah ada, lakukan klarifikasi tesis dan mendapati simpulan.

Sepanjang beratus-ratus tahun, filsafat sudah berperan dalam melahirkan ide, ide dan riset. Disamping itu, sektor ini sudah menempatkan landasan untuk pertimbangan gawat, berdikari dan inovatif.

Hari Filsafat Internasional dirayakan sebab ada dorongan jika lakukan refleksi filosofis ada poin penting. Untuk UNESCO, filsafat memberi landasan konseptual konsep dan nilai untuk perdamaian dunia yang direalisasikan berbentuk demokrasi, hak asasi manusia, keadilan dan kesetaraan.

Di Bandung, beberapa praktisi filsafat mengadakan kelas isolasi sepanjang wabah. Aktivitas ini dikerjakan untuk menolong peserta lebbih reflektif hadapi keadaan wabah.

error: Content is protected !!